Jumlah Seruling – Pengganda Produktivitas
2 Flute: Terbaik untuk aluminium, plastik, dan material lunak (pengeluaran serpihan yang tinggi).
3 Flute: Ideal untuk baja tahan karat, titanium, dan finishing (keseimbangan antara kekuatan dan hasil akhir permukaan).
4+ Flute: Dioptimalkan untuk baja yang dikeraskan (HRC45+) dan besi cor (kekakuan maksimum, getaran berkurang).
Analisis Data: Mata bor karbida 3 alur dengan ulir variabel mencapai laju pemakanan 22% lebih tinggi pada Ti-6Al-4V dibandingkan alternatif 4 alur (Sumber: *Jurnal Ilmu Pemesinan).
Kinerja Pelapisan berdasarkan Material
| Material | Lapisan Terbaik | Peningkatan Umur Pakai Alat | Ketahanan Suhu Maksimum |
Baja yang Dikeraskan | AlTiN | 3–4× | 900°C |
| Aluminium | DLC | 5× | 400°C |
| Baja Tahan Karat | AlCrN | 2,5× | 1.100°C |
| Titanium | TiSiN | 3× | 1.000°C |
Tips Profesional: Mata bor ujung 3 alur berlapis AlTiN mengurangi keausan sisi hingga 40% pada pemesinan baja cetakan dibandingkan dengan alat tanpa lapisan.
Pengasahan kasar: Pilih mata bor radius sudut (R0.5–R2) untuk kekuatan tepi dan desain umpan tinggi (helix 45°+).
Penyelesaian akhir: Prioritaskan tepi yang tajam dan alur yang dipoles untuk hasil akhir permukaan Ra<0,8μm.
Rongga Dalam: Gunakan desain heliks variabel dan **desain leher yang diperkecil** untuk menekan getaran pada panjang 3×D.
Studi Kasus: Beralih ke mata bor ujung 4 alur dengan pitch variabel mengurangi waktu siklus sebesar 18% dalam pemesinan inti cetakan (baja Boehler M330).
Tingkat Karbida:
Penggunaan Umum: Butiran halus (0,8µm) untuk ketahanan.
- Material Keras: Butiran ultra-halus (0,5µm) untuk ketahanan aus.
- Sudut Kritis:
- Sudut Heliks: 35°–45° untuk baja (kekuatan tekan), 45°–65° untuk aluminium (pengeluaran serpihan).
- Sudut Gergaji: Positif untuk material lunak, negatif untuk baja keras.
1. Mengabaikan Beban Serpihan: Melebihi rekomendasi beban serpihan per gigi dari pabrikan menyebabkan terjadinya pengelupasan mikro.
2. Ketidaksesuaian Pemotongan Kering: Lapisan AlTiN membutuhkan panas tinggi (kering/MQL) untuk mengaktifkan pelumasan – cairan pendingin menghilangkan manfaat tersebut.
3. Mengabaikan Penyimpangan: Penyimpangan dudukan pahat sebesar 0,01 mm mengurangi masa pakai pahat hingga 50% (penelitian NIST).